Friday, 7 September 2012

DIPERMALUKAN PENGEMIS

Seorang pengemis datang mengiba pada seorang kaya
“Pak minta uang, Pak”
“Saya tidak punya uang kecil!,” sanggah si kaya.
“Uang besar juga boleh Pak”
“Saya tidak punya uang ,” ujar si kaya kesal
“Kalau gitu saya minta makan, Pak”
“Saya juga tidak punya makanan’” jawab si kaya gusar.
Kali ini suara pengemis berubah penuh percaya diri.
“Pak ikut saya yuk!”
“Kemana?” tanya si kaya heran
“Kita ngemis bareng, Pak. Nanti saya ajari. Bapak kan gak punya uang dan gak punya makanan, saya kasihan sama bapak. Saya saja uang kecil sih masih ada. Nanti saya beli makanan buat Bapak!”
???
Humor dan hikmah
Kadang kita sering menganggap enteng lawan bicara.
Karena kita menganggap remeh lawan bicara kita tidak menggunakan logika yang patut untuk ucapan kita.
Akibatnya argumentasi kita jadi bumerang.

Memilih kata singkat untuk berargumentasi merupakan salah satu skill yang akan banyak membantu kita. Setidaknya kita bisa menghemat waktu dan membuat ide kita diterima orang.
Si kaya sebenarnya cuma mau bilang bahwa ia tidak mau kasih sedekah. Mungkin karena ia tidak suka dengan orang mengemis atau ia berasumsi bahwa si pengemis minta-minta karena malas bekerja. Sah-sah saja.
Memang kadang kita melihat pengemis ada yang layak dibantu tapi ada juga yang terlihat tidak sepantasnya mengemis.
Tapi kalau memang tidak mau memberi, pilih kata atau gerak tubuh yang efektif, jangan sampai cara menolaknya membuat kita malah terlihat bodoh, seperti orang kaya di atas.
Kalau mau menolak, cukup katakan maaf. Kalau masih dipaksa bilang maaf lagi sedikit lebih keras. Kalau masih dipaksa, berarti si pengemis bukan meminta-minta tapi maksa, Anda boleh menegur.
Inti dari tulisan ini adalah, jangan menganggap remeh lawan bicara. siapapun mereka.
Jangan remehkan logika anak kecil.
Jangan remehkan logika adik kelas.
Jangan remehkan pegawai baru.
Pokoknya jangan anggap remeh daya pikir orang lain, siapapun mereka.
Banyak sekali orang yang terlihat rendah dan miskin, sebenarmya mereka adalah calon orang hebat yang masih dalam proses pematangan.
Anda bisa temukan banyak orang seperti ini dalam buku No Excuse!
Kalau kita anggap remeh orang lain, maka kita akan mengeluarkan argumentasi seadanya. Argumentasi seadanya dekat dengan kesalahan.
Dan itu bisa jadi bumerang yang mempermalukan kita.

Diambil dari artikel: Argumentasi singkat ditulis oleh Isa Alamsyah

Wednesday, 5 September 2012

INILAH RAHASIA AYAH YANG HARUS KAMU KETAHUI

Mungkin bagi beberapa anak lupa akan jasa jasa seorang ayah bahkan mengabaikannya 
Inilah beberapa rahasia seorang ayah 
1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun, dan selalu membutuhkan kehadirannya.

2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

4. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Kkarena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

5. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

6. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskannya.

7. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

8. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.

9. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.

10. Ayah benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan.

11. Ayah di dapur. Membuat dan memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan" ^_~

12. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

13. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.

14. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya.

15. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

16. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

17. Ayah percaya orang harus tepat waktu. Karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.

18. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.

19. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara.

20. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang sekolahmu tiap semester, meskipun kamu         tidak pernah memikirkannya, bagaimana ia mendapatkannya.

21. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu.

22. Ayah akan berkata, "tanyakan saja pada ibumu," ketika ia ingin berkata, "tidak".

23. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.

24. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.

25. Ayah mengatakan, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan.

26. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya.

27. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.

28. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

29. Ayah tidak suka meneteskan air mata. Ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis).

30. Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...

31. Tapi, ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

32. Ayah pernah berkata, "kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkualitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada yang menciptakannya"

33. Untuk masa depan anak lelakinya ayah berpesan, "jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu".


BERSYUKURLAH KALIAN YANG MASIH MEMILIKI AYAH, BAYANGKAN JIKA MEREKA SUDAH TIDAK ADA
COBALAH JANGAN MENJADI ANAK YANG NAKAL DAN SUSAH DIATUR..
BUATLAH AYAH DAN IBU KALIAN BANGGA..
ADA YANG INGIN KAMU KATAKAN SAMA AYAH KAMU SEKARANG ?
SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR :)

refences by  www.kaskus.us/showthread.php?t=7399161

LATIFA SANG JAWARA UN SD,MUTIARA DARI KELUARGA SEDERHANA


Pandu Triyuda
 - detikNews
Jakarta Tumbuh besar di tengah keluarga yang sederhana tidak membuat Siti Rohana Latifa Ismail kecil patah semangat. Justru kesederhanaan yang dimiliki menjadi pelecutnya untuk menjadi gadis berprestasi kebanggaan keluarga, mendapat nilai sempurna untuk ujian nasional SD: 30.

"Kami tinggal di rumah petak kontrakan yang sebulannya Rp 500 ribu. Kalau saya kerja, Ifa (panggilan Latifa) harus menyiapkan semua sendiri. Sepulang sekolah kan dia sendiri di rumah, dia pasang alarm buat mengingatkan waktu mengaji," tutur sang ibunda Latifa, Farida, kepada detikcom, beberapa watu lalu.

Sehari-hari Ifa pergi ke sekolah dengan naik sepeda. Waktu tempuh ke sekolah memakan waktu sekitar 10 menit. Meski ada juga temannya yang naik sepeda --kebanyakan laki-laki-- namun beberapa siswa lainnya diantar jemput orang tuanya. Kendati kebanyakan teman-temannya berasal dari keluarga menengah ke atas, namun Ifa toh tidak minder. Dia bisa bergaul dengan semua temannya.

Farida yang merupakan single parent menerapkan hidup disiplin pada gadis semata wayangnya. Ifa setiap hari bangun pukul 04.00 WIB. Sembari menunggu waktu subuh, dia membaca Alquran. Setelah itu, menyiapkan buku pelajaran, dan bersiap-siap ke sekolah.

"Ifa suka kalau mengerjakan sesuatu selalu memakai waktu agar tertata dengan baik," ucap karyawati di perusahaan asuransi ini. 

Jika banyak teman-temannya yang harus diingatkan soal kegiatannya oleh ibu atau pengasuhnya, Ifa selama ini tidak pernah mengenal hal semacam itu. Pengingatnya hanyalah alarm jam. Tidak heran alarm jam sudah seperti sahabat baik bagi Ifa.

Beberapa teman-temannya mengikuti berbagai les di luar jam sekolah. Sedangkan Ifa mau tidak mau harus belajar sendiri tanpa bimbingan belajar tambahan khusus. Untunglah di sekolah ada kegiatan-kegiatan yang bisa diikuti Ifa.

Waktu luangnya di rumah digunakannya untuk membaca dan menulis. Ifa gemar menulis karangan. Sang ibu kemudian bertindak sebagai 'editor' yang menunjukkan kekurangan tulisan tersebut.

"Sejak TK dia sudah bisa nulis, nulis di tembok. Biasanya dia suka nulis cerpen waktu SD tentang cerita di sekolahnya, mengenai teman-temannya. Saya tahu dia punya bakat terpendam, saya ingin membantu dia tapi karena kemampuan kami yang pas-pas san saya bingung bagaimana untuk menyalurkannya," tutur Farida sambil menatap putri kecilnya.

Gadis kecil kelahiran 6 Desember 2000 itu juga menonton televisi sebelum belajar di malam hari. Namun ibunya selalu menyertai aktivitas ini.

Kepada detikcom, Ifa menyebut cita-citanya ingin menjadi pramugari. Alasannya sederhana, dengan menjadi pramugari dia bisa keliling dunia.

"Ingin jadi pramugari supaya bisa keliling dunia," cetus Ifa polos saat ditanya cita-citanya.

Negara yang paling ingin didatangi Ifa saat ini adalah Korea Selatan. Sebab dia ingin bertemu penyanyi idolanya, Super Junior (Suju).

Ifa terlecut semangatnya untuk belajar, mendapat prestasi yang baik, karena sang ibu. Ibunya yang menyiapkan kebutuhan Ifa di pagi hari sebelum gadis itu berangkat sekolah, yang mendukungnya untuk tidak minder, dan melimpahinya kasih sayang.

"Mama suka mengingatkan buat belajar," kata bocah yang suka olahraga basket dan renang ini.

Dalam ujian nasional (UN) SD 2012, Ifa mendapatkan nilai sempurna 30. Tentu sang ibu senang bukan kepalang, meski sejak masuk bangku SD, nilai-nilai Ifa di sekolah juga tergolong bagus. Lebih dari itu, Ifa juga mengerti benar apa yang dipelajarinya.

Atas prestasinya itu, gadis 12 tahun tersebut banjir penghargaan. Dia mendapat piagam penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta, kota administrasi Jaktim, Kecamatan Makasar sebagai siswa mencapai nilai 30 di UN tertinggi SD tingkat Kecamatan Makasar. Penghargaan diberikan pada 16 juni 2012.

Ifa itu juga mendapat penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta atas nama Fauzi Bowo sebagai siswa peringkat I. Penghargaan diberikan tanggal 27 Juni 2012. Dinas Pendidikan Provinsi DKI, melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, DR Taufik Yudi Mulyanto juga memberikan penghargaan pada 21 Juni 2012.

Ifa saat ini sudah diterima menjadi siswi SMPN 109 Jakarta Timur. Sebelumnya dia merupakan siswa SDN Kartika X-7 yang berlokasi tidak jauh dari SMPN 109.

(vit/nwk) 

Saturday, 1 September 2012

KISAH SEBUAH PENSIL DAN PENGHAPUS



Kumpulan Cerita Inspiratif Dan Motivasi
Pensil : "Maafkan aku Penghapus..."
Penghapus : "Maafkan aku?, untuk apa Pensil? . Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku..."

Pensil : "Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat..."

Penghapus : "Hal itu memang benar...Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih..."

___________

Renungan :
Si Penghapus adalah Orang Tua kita.
Si Pensil adalah diri kita sendiri.

Orang tua akan selalu ada untuk anak-anaknya,
Untuk memperbaiki kesalahan anak-anaknya.

Namun, terkadang, seiring berjalannya waktu,
Orang tua akan terluka (bertambah tua)  dan akan menjadi semakin kecil ( dan akhirnya meninggal). Walaupun anak-anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri), Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.
“Saat itu…
Aku masih menjadi Si Pensil,
Sungguh hal itu membuat perasaanku tenggelam dalam kesedihan,
Ketika melihat si penghapus atau orang tua saya semakin bertambah tua dan rapuh.

Dan kini….
Yang tertinggal hanyalah jejak pengorbanan si Penghapus dengan segala kenangan yang pernah aku lalui dan miliki bersama mereka..."

-oOo-
____________
** Kisah ini saya dedikasikan secara khusus kepada Almarhum kedua orang tua saya.(Tanhadi)